Universitas Perjuangan Tasikmalaya menggelar Halal Bihalal untuk mempererat hubungan internal dan mitra. Momentum ini dinilai penting untuk memperkuat sinergi kelembagaan ke depan.
Tasikmalaya, Vesto — Universitas Perjuangan Tasikmalaya (UNPER) memanfaatkan momen pasca-Idulfitri untuk memperkuat kohesi internal dan hubungan dengan mitra melalui kegiatan Silaturahmi Halal Bihalal, Selasa (31/3/2026). Acara yang digelar dalam suasana hangat tersebut dihadiri civitas akademika, jajaran yayasan, pimpinan universitas, hingga mitra kerja.
Kegiatan ini tidak sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang konsolidasi yang strategis. Di tengah dinamika pengelolaan perguruan tinggi yang semakin kompetitif, penguatan relasi internal dan eksternal menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan institusi.
Sejak awal acara, nuansa kekeluargaan terasa kuat. Interaksi informal antar peserta menjadi indikasi bahwa UNPER terus menjaga budaya organisasi berbasis kebersamaan, yang kerap menjadi pembeda dalam pengembangan institusi pendidikan daerah.
Dorongan Sinergi untuk Akselerasi Kinerja
Rektor UNPER dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis sekaligus meningkatkan kolaborasi lintas elemen. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan Idulfitri sebagai titik awal memperbarui komitmen dalam mendukung visi dan misi universitas.
Pesan serupa disampaikan Ketua Pembina Yayasan yang menyoroti pentingnya nilai kebersamaan, keikhlasan, dan gotong royong. Menurutnya, kekuatan institusi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh kualitas hubungan antar individu di dalamnya.
Dari perspektif bisnis pendidikan, pendekatan ini relevan. Perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dalam membangun jejaring dan kemitraan.
Dalam konteks itu, Halal Bihalal menjadi instrumen soft diplomacy yang efektif untuk memperkuat trust dan kolaborasi.
Nilai Spiritual sebagai Fondasi Kelembagaan
Dimensi spiritual turut menjadi sorotan dalam kegiatan ini melalui tausiyah yang disampaikan KH Atam Rustam. Ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah, saling memaafkan, serta memperkuat keimanan sebagai dasar dalam menjalankan aktivitas profesional.
Pesan tersebut mempertegas bahwa pembangunan institusi tidak hanya bertumpu pada aspek manajerial, tetapi juga nilai-nilai etika dan spiritual. Dalam jangka panjang, kombinasi ini berpotensi menciptakan budaya kerja yang lebih solid dan berintegritas.
Sebagai perguruan tinggi swasta yang berkembang di Tasikmalaya, UNPER dikenal fokus pada penguatan pendidikan berbasis nilai lokal dan nasional. Dengan dukungan yayasan dan jejaring mitra, kampus ini terus mendorong peningkatan daya saing di tingkat regional.
Energi Baru untuk Pertumbuhan Institusi
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan saling bersalaman, memperkuat ikatan emosional antar peserta. Lebih dari sekadar tradisi, momen ini menjadi simbol penyatuan visi untuk mendorong kemajuan institusi.
Ke depan, semangat kebersamaan yang dibangun diharapkan mampu diterjemahkan menjadi kinerja nyata—baik dalam peningkatan kualitas akademik, penguatan kemitraan, maupun kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Dengan pendekatan kolaboratif yang konsisten, UNPER berpeluang mempercepat transformasi menjadi perguruan tinggi yang adaptif dan kompetitif di tengah lanskap pendidikan tinggi yang terus berubah. (Ndo)











