Kolaborasi Brave Academy dan Kopi Siloka menghadirkan merchandise berbasis karya siswa. Inisiatif ini penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif lokal sejak usia dini.
Tasikmalaya, Vesto — Brave Academy bersama Kopi Siloka meluncurkan produk merchandise hasil kolaborasi kreatif dalam sebuah acara di Kopi Siloka Lab, Sabtu (25/4/2026). Peluncuran ini melibatkan talenta muda di bidang desain grafis sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis praktik.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan produk, tetapi juga mencerminkan model kolaborasi antara lembaga pendidikan kreatif dan pelaku industri lokal. Pendekatan ini dinilai semakin relevan di tengah kebutuhan akan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Produk yang diperkenalkan merupakan hasil eksplorasi ide para peserta didik, yang diterjemahkan ke dalam bentuk merchandise dengan karakter visual yang kuat. Karya-karya tersebut merepresentasikan identitas kreator muda sekaligus menjadi bukti konkret proses pembelajaran yang aplikatif.
Membangun Kepercayaan Diri dan Ekosistem Kreatif
Head of Brave Academy, Dindin Nurul Muhaemin, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri siswa. Menurutnya, proses dari ide hingga produk jadi memberikan pengalaman nyata yang tidak didapatkan di ruang kelas konvensional.
“Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi karya sekaligus menunjukkan sinergi positif antara dunia edukasi kreatif dan industri lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, peluncuran merchandise ini merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk mendorong keberanian berekspresi. Ke depan, Brave Academy menargetkan kolaborasi serupa dapat diperluas untuk menjangkau lebih banyak peserta dan sektor industri.
Dari sisi industri, kolaborasi ini juga membuka ruang baru bagi pelaku usaha untuk terlibat langsung dalam pengembangan talenta muda. Hal ini menjadi penting dalam menciptakan ekosistem yang saling mendukung antara pendidikan dan kebutuhan pasar.
Strategi Diferensiasi dan Penguatan Creative Hub
SPV Marketing Kopi Siloka, Affahra, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat positioning usaha di tengah persaingan bisnis kedai kopi. Ia menyebutkan bahwa pendekatan berbasis kolaborasi menjadi nilai tambah yang membedakan Kopi Siloka dari kompetitor.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi Brave Academy maupun pelaku industri lainnya dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif,” katanya.
Selama ini, Kopi Siloka dikenal sebagai lebih dari sekadar kedai kopi. Tempat ini berkembang menjadi ruang kreatif yang aktif menginisiasi berbagai kolaborasi lintas bidang, mulai dari seni visual hingga pengembangan produk kreatif.
Melalui peluncuran merchandise ini, kedua pihak tidak hanya memperkenalkan produk baru, tetapi juga memperkuat peran sebagai penggerak ekosistem kreatif lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang kerja sama yang lebih luas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Tasikmalaya secara berkelanjutan. (Isuk)











